Kendal, Bimas Islam --- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kendal menyalurkan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk masyarakat terdampak Covid-19.
Kepala Kankemenag Kendal Mahrus mengatakan, Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 memberikan dampak besar bagi kehidupan umat, tidak hanya pada aspek kesehatan, tapi juga ekonomi, pendidikan dan lainnya. Bahkan bisa berdampak pada meningkatnya jumlah kemiskinan.
“Sebagai rasa empati dan kepedulian Kemenag Kendal, sebanyak 2.300 paket sembako dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19,” katanya di Kendal, melalui keterangan tertulis, Selasa (3/8).
Mahrus menyatakan, Kankemenag melibatkan Penyuluh Agama Islam (PAI), petugas Kantor Urusan Agama (KUA), Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan ASN untuk menyalurkan paket sembako kepada masyarakat.
“Seluruh elemen di Kankemenag Kendal dikerahkan agar penyaluran bantuan meluas dan merata,” ujarnya.
Mahrus menilai, kehadiran UPZ Kankemenag telah meningkatkan kesadaran berzakat dan berinfak di kalangan ASN. Sehingga gerakan zakat yang bersifat masif dan inklusif dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial ekonomi.
“Gerakan zakat ASN di Kendal mendorong agar harta mengalir dan tidak menumpuk, serta ekonomi masyarakat tumbuh secara sehat dan adil,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



