Makassar, Bimas Islam --- Koordinator pendamping penerima bantuan ekonomi umat Kementerian Agama (Kemenag) di KUA Biringkanaya, Kota Makassar, Habibah mengatakan, seiring berjalannya waktu, usaha para penerima bantuan ekonomi Kemenag makin berkembang pesat.
“Alhamdulillah, sudah berjalan hampir setengah tahun kegiatan pendampingan ekonomi umat. Dari bulan ke bulan para penerima manfaat mendapatkan peningkatan penghasilan yang luar biasa. Mereka berkembang pesat, rata-rata omzetnya sudah jutaan,” kata Habibah di Kota Makassar, Kamis (17/2).
Menurut Habibah, perkembangan tersebut tak lepas dari kesungguhan para penerima manfaat bantuan ekonomi umat untuk meraih kesuksesan. Para penerima manfaat, kata Habibah, terus berkreasi meningkatkan usaha mereka, salah satunya dengan berbagi pengalaman kepada pengusaha lain.
“Apa yang mereka dapatkan sekarang adalah buah dari usaha mereka selama ini. Mereka adalah para pengusaha muda yang kreatif dan tidak segan belajar di berbagai tempat, agar ketika mengembangkan usaha, mereka memiliki banyak ide,” jelasnya.
Selama ini, kata Habibah, tim pendamping dari KUA Biringkanaya rutin memantau para penerima manfaat pada pekan kedua dan keempat. “Kami turun berkelompok, sedangkan secara personal itu dilakukan setiap waktu, tergantung kesiapan para pendamping,” katanya.
Dia menerangkan, para penerima manfaat sangat bersyukur bisa terpilih mengikuti program yang digagas Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag itu.
“Para penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemenag yang memberikan modal tambahan usaha untuk mereka. Mereka merasa beruntung karena tak semua orang mendapat rezeki,” kata Habibah.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



