Jakarta, Bimas Islam -- Layanan keagamaan berbasis perpustakaan sangat diperlukan. Hal itu disampaikan Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam, Abdullah Alkholis pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bidang Kepustakaan Islam di Jakarta, Rabu (5/7/2023).
Menurutnya, ke depan, Perpustakaan Masjid (PerpusMas) mesti mampu meningkatkan pelayanan masjid, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“PerpusMas sebagai wadah penyalur informasi ke depannya diharapkan mampu meningkatkan layanan keagamaan di masjid, serta dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Alkholis, meningkatnya layanan keagamaan di masjid ditentukan dari pembinaan terhadap pengelola tenaga PerpusMas.
“Perlu upaya pendampingan dan pembinaan kepada tenaga PerpusMas agar tata kelola manajemen PerpusMas berjalan baik,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Humas Perpusnas, Sri Marganingsih menyampaikan, pihaknya akan memberikan pelatihan teknis kepada tenaga perpustakaan baik di pusat maupun daerah.
“Kita memang perlu berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan layanan keagamaan berbasis perpustakaan di masjid. Karenanya, Kemenag bisa merekomendasikan siapa yang akan diutus dan kami bisa memberikan pelatihan-pelatihan kepada tenaga perpustakaan baik di pusat maupun daerah,” ulasnya.
Sri Marganingsih mengapresiasi Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Dit Urais Binsyar) Kemenag, khususnya Subdirektorat Kepustakaan Islam terkait upaya peningkatan kualitas layanan keagamaan di PerpusMas.
“Ini sebuah niat yang sangat baik dan mulia, Dit Urais Binsyar Kemenag khususnya Subdirektorat Kepustakaan Islam tidak hanya mengelola PerpusMas, tetapi juga merekomendasikan serta menelaah naskah keagamaan yang akan disebar ke PerpusMas dan masyarakat,” tuturnya.
Wcp/Mr
Foto: Dokumentasi Subdit
Foto: Dokumentasi Subdit



