Bogor, bimasislam --- Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin mewakili Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan sambutan pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Milad ke-57 Wanita Islam di Lorin Hotel Sentul, Sabtu (27/03).
Dalam sambutannya, Dirjen mengatakan, Organisasi Wanita Islam yang dilahirkan oleh para eksponen Muslimah Masyumi pada 29 April 1962 di Yogyakarta dicatat dalam sejarah sebagai organisasi yang berjasa memberi warna dan kontribusi positif dalam pembangunan masyarakat Indonesia yang religius.
"Bangsa Indonesia patut merasa bangga dan gembira bahwa kaum perempuan mengisi tempat penting dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan masyarakat," lanjutnya.
Persepsi gender menurut Islam, dikatakan Dirjen, memiliki paradigma yang berbeda dengan persepsi gender yang dianut negara-negara Barat. Islam memandang bahwa perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki. Begitupun tanggung jawab perempuan dan laki-laki dalam agama adalah sama.
"Namun pada beberapa hal terdapat perbedaan hukum antara perempuan dan laki-laki. Perbedaan yang dimaksud disebabkan karena adanya perbedaan kodrati antara perempuan dan laki-laki yang diciptakan Allah dengan keunikan masing-masing," urainya.
Dewasa ini, sederetan persoalan bangsa, solusinya bersentuhan langsung dengan kualitas kehidupan keluarga, seperti masalah kemiskinan, rendahnya literasi baca, kenakalan remaja, bahkan pemberantasan korupsi, dan sebagainya.
Dihadapan ratusan peserta Mukernas, Dirjen mengajak organisasi perempuan pada umumnya dan keluarga besar organisasi Wanita Islam khususnya, untuk bersama-sama mengawal tegaknya nilai-nilai kehidupan keluarga, dan jadilah sosok ibu teladan bagi anak-anak kita di rumah.
Kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Milad ke-57 Wanita Islam ini dihadiri 350 Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah Wanita Islam se Indonesia, serta bertempat di Lorin Hotel Sentul .
Penulis : nhkurniawan
Editor : nhkurniawan
Foto bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



