Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih pemerintah terhadap gerakan Indonesia Cinta Al-Qur'an yang diinisiasi oleh Daarut Tauhiid Peduli dan komunitas One Day One Juz.
Hal itu disampaikan Kamaruddin mewakili Menteri Agama dalam acara deklarasi Indonesia Cinta Al-Qur'an yang digelar secara virtual, Ahad (15/8/2021).
"Kami atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, terima kasih setulus-tulusnya kepada Daarut Tauhiid dan kepada _Al-Mukarrom_ KH. Abdullah Gymnastiar yang telah menginisiasi acara ini," kata Kamaruddin.
Kamaruddin mengatakan, gerakan Indonesia cinta Al-Qur'an adalah salah satu bentuk ikhtiar agar umat Islam senantiasa mencintai kitab suci. Deklarasi gerakan Indonesia cinta Al-Qur'an, sambungnya, merupakan kontribusi nyata pesantren, ulama, dan ormas Islam dalam pembangunan bangsa.
"Kegiatan ini adalah salah satu kekhasan, keunikan Indonesia yang memiliki lembaga, memiliki ormas-ormas Islam, memiliki _Islamic base civil society_ yang telah berkontribusi dalam mendesiminasikan atau menyebarluaskan, memahamkan agama kepada masyarakat," ujarnya.
Kamaruddin melanjutkan, Indonesia adalah bangsa besar dengan beragam suku, agama, budaya, dan etnis. Peran pesantren dan ulama, kata Kamaruddin, sangat penting dalam menjaga keutuhan bangsa.
"Sebagaimana yang kita ketahui, Indonesia begitu besar dengan megadiversity nya, keragaman budaya, agama, bahasa, dan etnis. Ormas-ormas Islam, lembaga dakwah, pesantren, dan para ulama telah berkontribusi sangat fundamental dan sentral dalam mendesiminasikan nilai-nilai agama kepada umat dan bangsa," jelas Kamaruddin.
Melalui kegiatan ini, Kamaruddin berharap umat semakin tercerahkan dalam memahami dan mengamalkan Al-Qur'an. Al-Qur'an, kata Kamaruddin, adalah sumber inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Gerakan cinta Al-Qur'an harus terus kita lanjutkan agar bangsa ini mencintai Al-Qur'an, membaca Al-Qur'an, memahami Al-Qur'an, mengamalkan Al-Qur'an yang pada akhirnya Insyaallah negara bangsa yang bernama Indonesia ini, meskipun bukan bukan negara agama, tetapi negara yang sangat religius, negara yang beragama. Al-Qur'an telah menginspirasi, mewarnai, membentuk kebangsaan dan keagamaan kita Indonesia. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya, dan mendoakan semoga ikhtiar yang terus dilakukan ini merupakan ikhtiar yang berkelanjutan dan bermanfaat untuk bangsa dan negara," tandas Kamaruddin.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



