Jakarta, Bimas Islam --- Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan Ormas Islam memiliki dua tugas mulia. Yaitu sebagai pembimbing umat dan mitra pemerintah. Hal tersebut dikatakannya saat menutup Dialog Ormas Islam Tingkat Pusat yang diikuti 48 Ormas selama 3 hari, 8-10 Desember 2020 di Grand Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Wamen menjelaskan sebagai pembimbing umat, Ormas Islam diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memiliki pemahaman Islam Wasathiyah.
“Ormas harus hadir mengedukasi masyarakat tentang Islam Wasathiyah. Ini sebagai bentuk merawat dan menjaga keharmonisan masyarakat, agama dan negara dalam konteks Indonesia,” katanya, Rabu (9/12).
Wamen menambahkan, sebagai mitra pemerintah, berharap Ormas bisa bekerjasama dalam melaksanakan tugas Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Yaitu menyuruh untuk melaksanakan kebaikan dan mencegah hal-hal yang munkar.
“Saat ini ada cara yang salah dalam memahami Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Kebanyakan orang memahami Amar Ma’ruf dengan cara lembut, bijaksana dan kedamaian. Sementara Nahi Munkar selalu dengan kekerasan. Itu tidak benar dan tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah,” ujarnya.
Dialog Ormas Islam Tingkat Pusat yang dilaksanakan 3 hari pada 8-10 Desember 2020, telah ditutup oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi. Saat menutup, Wamen berharap 48 Ormas yang hadir dapat menjalankan dua tugas mulia: yaitu sebagai pembimbing umat dan mitra pemerintah.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



