Jakarta, Bimas Islam -- Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafi’i memperkenalkan kebijakan Swasembada Energi Presiden Prabowo Subianto dan program Green Kantor Urusan Agama (KUA) saat menutup gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional ke-4 di Jakarta, Sabtu malam (1/2/2025).
Wamenag menegaskan, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan nasional. Salah satu kebijakan utama yang tengah dikembangkan pemerintah adalah swasembada energi berbasis energi terbarukan, yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada sumber energi yang merusak lingkungan.
“Indonesia patut bersyukur karena presiden telah menetapkan kebijakan untuk swasembada energi yang tidak mendatangkan kerusakan dalam kehidupan kita. Ini sejalan dengan nilai-nilai Al-Qur’an yang mengajarkan keseimbangan dan keberlanjutan,” ujar Wamenag.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekologi, Kemenag turut berkontribusi dengan mengembangkan program Green KUA. Pada 2025, sebanyak 160 KUA.ramah lingkungan akan dibangun di berbagai wilayah.
“Bahkan kita rencanakan agar limbah air wudu dapat didaur ulang menggunakan teknologi,” ungkapnya.
Wamenag menilai, tema MTQ Internasional ke-4 yang menekankan pada keberlanjutan dan keseimbangan alam dalam perspektif Al-Qur’an sangat relevan dengan kebijakan nasional. Al-Qur’an, imbuhnya, tidak hanya menjadi pedoman spiritual, tetapi juga memberi prinsip-prinsip penting dalam menjaga kelestarian alam.
“Surah Ar-Rum ayat 41 mengingatkan kita untuk memelihara lingkungan karena peruntukkannya kembali pada manusia,” pungkasnya.
Wcp/Mr



