Jakarta, Bimas Islam -- Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi menyebut zakat berperan besar dalam pembangunan nasional. Untuk itu, ia menginginkan agar filantropi Islam semakin berkembang untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
"Sebagaimana diketahui, zakat merupakan instrumen dari filantropi Islam yang sangat membantu masyarakat dalam setiap momentum kegiatan sosial," ujar Zainut saat memberi sambutan dalam acara Diseminasi Kampung Zakat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (24/11/2022).
Zainut memaparkan, Kemenag menyoroti tiga isu utama terkait pengembangan filantropi Islam, yakni transformasi digital, penyusunan roadmap tata kelola zakat dan wakaf, serta pemerataan ekosistem.
"Indonesia dikenal dengan tingkat kedermawanan paling tinggi di dunia. Namun, kita belum sepenuhnya mampu mengkoordinir dengan baik," imbuhnya.
Wamenag mengajak seluruh Lembaga Pengelola Zakat, akademisi, praktisi, dan pemerintah daerah untuk saling berkolaborasi. Hal ini, lanjutnya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga mampu mengubah mustahik menjadi muzaki.
"Ini merupakan komitmen pemerintah dalam merangkul sejumlah pihak yang siap untuk mengembangkan filantropi Islam di seluruh Indonesia," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



