Jakarta, Bimas Islam --- Para penghulu dan penyuluh agama Islam berperan dalam membendung konten ajakan kekerasan yang tersebar di media sosial. Menurut Psikolog Keluarga, Alissa Wahid, mewaspadai konten ajakan kekerasan di media sosial adalah wujud membentengi keluarga dari paham intoleran.
Hal itu disampaikan Alissa saat menjadi narasumber pada Workshop Moderasi Beragama Berbasis Keluarga yang digelar pada Ahad-Rabu, 4-7 April 2021. Acara yang diselenggarakan Ditjen Bimas Islam Kemenag itu dihadiri 100 penghulu dan penyuluh agama dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
"Ajakan melakukan kekerasan dalam bentuk konten di era kemajuan teknologi informasi sangat banyak sekali. Di sini para penghulu dan penyuluh memiliki tugas yang cukup berat. Mereka harus melek digital untuk membentengi generasi muda dari konten ajakan kekerasan itu," kata Alissa.
Menurut Alissa, melek digital bukan sekadar bisa mengoperasikan ponsel, tetapi bisa memanfaatkannya untuk menyebarkan konten dakwah yang penuh kasih sayang.
"Media sosial bisa digunakan berbagi video kreatif. Para penghulu dan penyuluh mesti melihat peluang ini untuk membuat dan menyebarkan konten-konten dakwah yang rahmatan lil alamin," ujarnya.
Alissa menerangkan, pola penyebaran paham intoleran berubah sejak internet berkembang pesat. Dulu, kata dia, paham intoleran disebarkan dengan pertemuan eksklusif, tetapi sekarang bergeser ke arah digital. Pergeseran pola penyebaran itu harus direspons dengan konten dakwah yang kreatif.
"Pergeseran itu disebabkan adanya budaya FOMO atau fear of missing out atau takut ketinggalan zaman. Bahasa milenialnya takut kudet. Ini yang menjadi salah satu penyebab masyarakat senang bermain medsos. Bagi kelompok intoleran budaya ini sebagai peluang menyebarkan ajaran mereka," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



