Gresik, Bimas Islam -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Kantor Kementerian Agama (Kankemenag), dan BAZNAS Kabupaten Gresik menggelar Launching Kantor Digital dan Kampung Zakat Produktif di Kantor Pemkab Gresik, Kamis (20/10/2022).
Kepala Kankemenag Kabupaten Gresik, Sahid mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Pemkab Gresik. Menurutnya, digitalisasi akan memudahkan masyarakat untuk berzakat.
"Dengan transformasi digital, pengumpulan zakat bisa dilihat secara _real time_. Kondisi ini akan menaikkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS dan LAZ," ujar Sahid.
Sahid berharap, BAZNAS dapat bersinergi dengan LAZ lainnya untuk menggali potensi zakat yang ada di Kabupaten Gresik. Hal ini, lanjutnya, sebagai upaya meningkatkan capaian zakat dan mewujudkan pengentasan kemiskinan.
"Karena tujuan utama zakat adalah untuk mengubah mustahik menjadi muzaki. Maka, perlu adanya sinergi antarlembaga untuk mewujudkan hal tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhammad Mujib mengungkapkan, program Kantor Digital ini merupakan perwujudan dari digitalisasi layanan. Nantinya, ungkap Mujib, Kantor Digital akan diterapkan ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
"Kita akan bekerja sama dengan sejumlah mitra perbankan untuk sistem pembayaran secara digital. Tujuannya untuk memberi rasa aman dan menjaga kepercayaan para muzaki," jelasnya.
Acara diakhiri dengan simulasi bayar zakat secara online oleh Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan bantuan zakat produktif secara simbolis kepada 15 mustahik.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



