Bantul, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul menggalakan program ‘Magrib Mengaji’. Program yang menyasar semua kalangan, khususnya anak-anak itu dalam rangka mewujudkan generasi qur’ani.
Koordinator PAI Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Wahyu Sinangsih mengatakan, dalam menyukseskan program ini, Penyuluh dibantu ibu-ibu PKK untuk memantau anak-anaknya tetap belajar di rumah. Ia berharap, melalui program ‘Magrib Mengaji’ terwujud generasi pemuda Islam yang dihuni para penghafal Al-Qur’an dan mencintainya.
“Kita berusaha membentuk generasi muda Islam yang hafal Al-Qur’an, cinta Al-Qur’an, sehingga bisa menjadi bekal bagi mereka dalam menjalani kehidupan. Ini juga menjadi amal jariah untuk kita,” ujar Wahyu kepada bimasislam melalui pesan tertulis pada Senin (27/9).
Wahyu bercerita, program ‘Magrib Mengaji’ terbentuk ketika terjadi gempa di Yogyakarta pada 2006 silam. Saat itu, muncul keprihatinan dari para Penyuluh terkait kondisi anak-anak, sehingga muncul niat untuk memberikan dorongan morel kepada anak-anak yang menjadi korban melalui pengajaran baca tulis Al-Qur’an.
“Program tersebut sempat vakum dari 2009-2017 karena beberapa alasan. Kemudian kita hidupkan lagi pada 2017. Awal-awal pandemi Covid-19 sempat kita hentikan lagi, tapi beberapa bulan ini kita mulai lagi,” kata Wahyu.
Perempuan yang pernah maju menjadi Penyuluh Teladan Tingkat Provinsi DIY pada 2010 ini menambahkan, anak-anak yang berhasil menyelesaikan Iqro maupun mengkhatamkan Al-Qur’an akan diberi reward. Hal ini, menurutnya, sebagai bentuk apresiasi kepada anak didiknya karena telah serius dalam belajar.
“Alhamdulillah anak-anak yang sudah berhasil menyelesaikan Iqro dan mengkhatamkan Al-Qur’an jumlahnya mencapai 100 orang. Kita beri mereka hadiah sebagai wujud apresiasi. Kita terus upayakan agar semakin banyak anak-anak mau belajar Iqro dan Al-Qur’an,” kata Wahyu.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



