Bogor, Bimas Islam --- Subdit Bina Kepenghuluan Ditjen Bimas Islam Kemenag menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penguatan Program Layanan Nikah dan Rujuk di Bogor, Senin-Rabu, 23-25 Mei 2022. Kegiatan yang diikuti Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten/Kota dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten ini bertujuan mewujudkan KUA yang bersih gratifikasi.
"KUA terus berbenah hingga terwujud KUA bersih, melayani, dan bebas korupsi," ungkap Kasubdit Bina Kepenghuluan, Anwar Sa'adi di Bogor, Rabu (25/5/22).
Hadir sebagai narasumber, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Nur Djannah Syaf, Direktur Pencatatan Sipil Kemendagri, Handayani Ningrum, dan Plt. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Dedy Irsan.
"Kita juga meneguhkan komitmen sinergi dengan lembaga dan kementerian terkait dalam rangka mewujudkan layanan publik yang memudahkan masyarakat," tambahnya.
Selain sebagai ajang bertukar informasi antar-Kasi Bimas Islam dari 3 provinsi, kegiatan yang dihadiri Subkoordinator Bina Kepenghuluan Wilayah I, Insan Khoirul Qolbi, Subkoordinator Bina Kepenghuluan Wilayah II, Makhzaini, dan Subkoordinator Bina Kepenghuluan Wilayah III, Ari Pujiatno ini diharapkan menjadi peneguh komitmen hingga tidak ada lagi aduan masyarakat.
"Jumlah aduan masyarakat terus menurun. Target kita tidak ada aduan masyarakat," tegas Anwar.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



