Bekasi, Bimas Islam --- Kabid Urais Binsyar Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Ahmad Patoni mendorong Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Bekasi untuk bersinergi dengan pemerintah daerah (Pemda) dalam upaya mewujudkan program revitalisasi KUA.
"Karena belum ada KUA di Kota Bekasi yang menjadi aset Kemenag, maka perlu adanya upaya mencari solusi terkait program revitalisasi KUA ini," ujar Patoni dalam kegiatan Capacity Building Revitalisasi KUA Tahun 2022 yang digelar Kankemenag Kota Bekasi, Kamis (21/7/2022).
Patoni berharap, dengan adanya sinergi lintas sektoral antara Pemda dengan Kankemenag Kota Bekasi, program revitalisasi KUA dapat segera terwujud. Hal ini, menurutnya, untuk memberikan pelayanan keagamaan yang prima kepada masyarakat Kota Bekasi.
"Berdasarkan pantauan kami, hanya KUA Kecamatan Pondok Gede yang sudah cukup representatif. Semoga sinergi antara Kemenag dan Pemda semakin erat ke depannya," pungkasnya.
Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha (TU) Kankemenag Kota Bekasi, Abdul Syakur mengaku sudah mengajukan surat kepada Pemkot Bekasi agar mendapatkan hibah di 12 lokasi Gedung KUA Kecamatan se-Kota Bekasi.
"Informasi terakhir, surat pengajuan sudah sampai ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Kami tinggal menunggu tindak lanjut dari pihak Pemkot Bekasi," ungkap Syakur.
Kegiatan ini diikuti 41 orang dari unsur Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh Agama Islam PNS, dan Operator SIMKAH.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



