Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama, Zainal Mustamin mengungkapkan, perpecahan dan kekerasan dalam rumah tangga merupakan neraka dunia, sementara kebahagiaan dalam keluarga merupakan surga dunia.
Hal itu ia sampaikan saat mengisi Kultum Hikmah Ramadan bertema ‘Peningkatan Ketahanan Keluarga di Momentum Bulan Ramadan’ yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2023).
“Tanggung jawab di keluarga itu berat sekali. Kalau ada neraka di dunia ini, maka neraka itu adalah keluarga yang berantakan, penuh pertengkaran, dan penuh dengan kekerasan di dalamnya,” jelasnya.
“Begitu juga sebaliknya, kalau ada surga di dunia, ialah keluarga yang bahagia. Keluarga yang komunikasinya berjalan dengan baik ‘baiti jannati’ seperti kata Rasul Saw. Ciptakanlah bayang-bayang surga itu dalam keluarga. Ini tanggung jawab kita semua,” sambungnya.
Zainal juga mengingatkan para jemaah untuk tidak meninggalkan keluarga dalam keadaan lemah iman dan lemah ekonomi.
Menurut Zainal, membangun keluarga yang kuat sangat penting. Keluarga yang memiliki ketahanan, menurutnya, harus dimulai dari individu dalam keluarga itu sendiri.
“Kita harus khawatir atau takut meninggalkan keluarga dalam keadaan yang lemah, lemah keimanan, ekonomi, dan aspek-aspek lainnya. Artinya, kita harus membuat keluarga yang kuat. Ketahanan keluarga harus dimulai dari keluarga,” pungkasnya.
Ba/Mr



