Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyampaikan zakat fitrah merupakan momentum awal bagi umat Islam untuk mampu mengimplementasikan ibadah puasa Ramadan selama sebelas bulan ke depan.
"Zakat fitrah membawa pesan yang mendalam di dalam kehidupan umat Islam, setelah puasa Ramadan untuk mengangkat harkat dan martabat manusia melalui pelaksanaan ajaran Islam secara baik," papar Fuad saat dijumpai di Gedung Kemenag, Jln MH Thamrin, Jakarta pada Rabu (28/4).
Fuad mengatakan konsep zakat fitrah dalam Islam menyelaraskan antara ibadah ritual kepada Allah SWT pada saat berpuasa, dengan ibadah sosial kepada sesama manusia. Kalau sah tidaknya ibadah puasa seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri. Tapi zakat fitrah sah ditunaikan jika ada orang lain yang menerima, menandakan zakat adalah ibadah sosial.
"Zakat fitrah mengajarkan bahwa memberi kepada orang lain tidak bisa menjadi alasan kesombongan, sebab pada hakikatnya memang ada hak para mustahik dalam zakat fitrah," imbuhnya.
Fuad meyakini apabila zakat bisa dimaksimalkan potensinya, maka dapat menjadi salah satu instrumen bagi umat Islam untuk menanggulangi kemiskinan di tanah air.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



