Bener Meriah, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama, Tarmizi Tohor mengatakan, pengelola zakat dan wakaf mesti kompeten. Hal itu disampaikan Tarmizi saat memberi arahan dalam kegiatan Temu Ramah Pj Bupati Bener Meriah, yang digelar di Rumah Dinas Bupati Bener Meriah, Rabu (10/5/2023).
"Saya mengimbau BAZNAS dan LAZ lebih profesional. Tarik tenaga-tenaga akuntan profesional, bawa ke BAZNAS dan LAZ. Ini dana untuk umat," tegasnya.
Ia pun meminta Pemerintah Daerah, BAZNAS, dan LAZ berkolaborasi untuk mewujudkan zakat produktif. Salah satu caranya dengan pencatatan administrasi yang profesional.
Tarmizi juga mengaku, pihaknya akan mendukung gerakan wakaf produktif di Bener Meriah. "Pak Bupati, tolong suruh para nazir, silakan lakukan wakaf produktif. Nanti kita bantu modal. Misalnya tanah wakaf untuk dibangun warung, pendidikan, pertanian, SPBU, dan lainnya," ujar Tarmizi.
Tarmizi juga mengungkap dasar pemikiran dicanangkannya program Kampung Zakat.
"Terpikir oleh saya, ini uang terkumpul, tapi umat Islam masih banyak yang miskin, bahkan bertambah. Kalau zakat hanya untuk konsumtif, mungkin Allah tidak mewajibkan. Kenapa diwajibkan? Mungkin agar dapat memperbaiki ekonomi umat," ungkapnya.
Tarmizi mengatakan, pola pikir masyarakat mengenai zakat perlu diubah. Zakat tidak lagi hanya memberi beras kepada fakir miskin, lebih dari itu harus dimaknai sebagai sumbangsih untuk pemberdayaan ekonomi.
Terakhir, ia meminta seluruh stakeholder pengelola zakat seperti BAZNAS, LAZ, Pemerintah Daerah, dan Kemenag Kabupaten Bener Meriah untuk terus berkolaborasi mewujudkan zakat yang produktif.
Selaras dengan itu, Pj Bupati Bener Meriah, Yoga Haili menyampaikan, daerahnya tidak akan maju jika menutup diri untuk berkolaborasi. "Kita harus berkolaborasi. Jangan malu. Kalau malu, Bener Meriah tak akan maju," jelasnya.
Yoga pun mengungkapkan, pihaknya telah menjalankan program sinergis bersama Kementerian Agama. Salah satu contohnya, program Ahad Berkah. Pemerintah Daerah bersama Kemenag turun ke jalan membantu fakir miskin dan menyantuni anak yatim.
"Jangan lagi berpikir bahwa Kemenag itu orang asing," tandasnya.
Acara Temu Ramah Pj Bupati Bener Meriah bersama Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf ini dihelat sebagai penyambutan kehadiran Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf yang akan menggelar Launching Program Kampung Zakat dan Panen Perdana Kopi Wakaf Produktif di Desa Cekal Baru, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah Kakankemenag se-Provinsi Aceh, perwakilan Baitul Mal dan LAZ Kabupaten Meriah.
Mr



