Semarang, Bimas Islam --- Begitu cepat waktu berjalan, ternyata sudah 10 tahun membina eks napi teroris di Kota Semarang bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), demikian ungkap Penyuluh Agama Islam Fungsional Syarif Hidayatullah, saat menyambut satu dasawarsa berdirinya BNPT tanggal 16 Juli 2020 di sekretariat 2 Yayasan Putra Persaudaraan Anak Negeri (Persadani),Jl. Warigalit Raya No. 237 Semarang, Rabu (15/7).
Dalam kegiatan ini, selain membuat rekaman video untuk memberi dukungan kepada BNPT, juga membicarakan program kegiatan selanjutnya. Dihadiri enam orang pengurus Persadaniyang yang juga mantan Napi kasus terorisme,yaitu Machmudi Hariono alias Yusuf (Ketua), Badawi Rahman (Wakil Ketua), Hary Setya Rahmadi (Sekretaris), Sri Puji Siswo Mulyanto (Wakil Sekretaris), Nur Afifudin (Bendahara) dan Muh. Sobri (anggota).
Yayasan yang didirikan awal Maret 2020 ini di Kota Semarang, selain sebagai wadah pembinaan yang menampung aspirasi eks napi teroris, baik di Kota Semarang maupun di Jawa Tengah Pantura, juga membantu proses asimilasi napi teroris yang mendapatkan pembebasan bersyarat agar dapat mudah mendapatkan pekerjaan dan dapat diterima oleh masyarakat, demikian Yusuf menerangkan.
Sebagai penyuluh agama di Kemenag Kota Semarang, Syarif merasakan banyak dinamika yang muncul dalam rentang satu dasawarsa ini dalam membina para ikhwan. Selain stempel thoghut yang kerap disematkan kepada para abdi negara, juga terkadang sebaliknya mendapat sematan radikalis dari rekan kerja sendiri. Di tengah himpitan tersebut, memilih cara berkomunikasi dan sikap asertif menjadi sangat menentukan.
Syarif berharap ke depan, penyuluh-penyuluh agama Islam lainnya juga dapat mengikuti langkahnya untuk membina eks napi teroris di daerahnya masing-masing, dengan metode yang tepat akan mengubah yang semula intoleran menjadi toleran dan dapat mengarahkannya agar lebih berguna bagi nusa dan bangsa. Selamat HUT BNPT yang ke-10, semoga Indonesia damai selalu.
(jateng.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



