Jakarta, Bimas Islam --- Sekitar 15 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) akan mengikuti uji kompetensi dalam rangka Inpassing Jabatan Fungsional. Hal itu sehubungan dengan Pengumuman PENG-1/PB/2021 tentang Seleksi Penyesuaian/Inpassing Jabatan Fungsional Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2021.
Sehubungan dengan itu, Sesditjen Bimas Islam, Muhammad Fuad Nasar mengatakan jabatan pengelola keuangan adalah posisi penting dan menentukan dalam birokrasi pemerintahan.
“Jabatan pengelola keuangan di semua birokrasi pemerintahan adalah jabatan penting. Oleh karena itu kapasitas dan kualitas pejabat pengelola keuangan di lingkungan Ditjen Bimas Islam harus terus ditingkatkan,” katanya saat memberikan sambutan di depan 15 peserta Inpassing di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/01).
Sesditjen dalam sambutannya juga memberikan motivasi kepada peserta bahwa peluang ASN yang memilih jenjang karir fungsional di bidang keuangan terbuka lebar.
“Peluang bagi ASN yang memenuhi kriteria dan persyaratan untuk memilih jenjang karir fungsional di bidang keuangan kini terbuka lebar,” ujarnya.
"Kemajuan kompetensi SDM (ASN) harus bergerak simultan dengan kemajuan organisasi," tambahnya.
Selain itu, Sesditjen meminta kepada seluruh peserta uji kompetensi untuk memegang teguh nilai kesetiaan dengan prinsip-prinsip moral, integritas dan kejujuran. Itu semua wajib dipegang teguh dalam melaksanakan tugas.
“Kesetiaan dengan prinsip-prinsip moral, integritas dan kejujuran wajib dipegang teguh dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.
Kelima belas peserta uji kompetensi Inpassing dari Kemenag akan mengikuti ujian untuk jenjang Jabatan Fungsional Pranata Keuangan APBN dan Analis Pengelolaan Keuangan APBN pada 14 - 19 Januari 2021.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



