"KUA Goes To Campus ini merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan KUA kepada generasi muda," ujar Staf Khusus Menteri Agama, Wibowo Prasetyo dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, remaja harus merencanakan perkawinannya. Sehingga, dapat membangun keluarga yang harmonis dan terhindar dari permasalahan sosial.
"Pernikahan yang dilakukan tanpa persiapan yang matang baik lahir maupun batin berpotensi pada munculnya permasalahan sosial seperti KDRT, perceraian, kesehatan ibu dan anak, dan sebagainya," ujarnya.
Sementara itu, Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Agus Suryo Suripto menjelaskan, kegiatan KUA Goes To Campus menjadi langkah preventif dalam mencegah pergaulan bebas remaja. Ia berharap, remaja dapat memiliki kesadaran untuk memberdayakan dirinya sendiri.
"Remaja mempunyai potensi, semangat, dan cita-cita yang luar biasa. Maka dalam kesempatan ini, kami berpesan bahwa remaja perlu melakukan self-empowering, memberdayakan potensinya supaya tidak terjebak pada pergaulan yang salah," tuturnya.
Suryo juga mengajak partisipasi para Kakankemenag dan Kepala Madrasah dalam menyukseskan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Hal ini dimaksudkan untuk menyiapkan generasi emas Indonesia.
"Kementerian Agama member perhatian pada program Bimbingan Remaja Usia Sekolah. Para Kepala Kankemenag dan Kepala Madrasah saya mohon untuk memberikan effort kepada program Bimbingan Remaja Usia Sekolah. Karena masa depan anak-anak jauh lebih penting," tandasnya.
Msk/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



