Temanggung, Bimas Islam --- Sebanyak 160 orang penyuluh agama Islam bukan PNS di Kabupaten Temanggung siap menangkal gerakan radikalisme di daerah tersebut. Menangkal radikalisme merupakan salah satu tugas penting penyuluh agama mengingat deradikalisasi menjadi program prioritas pemerintah saat ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung Saefuddin mengatakan, setelah dikukuhkan pada beberapa waktu lalu, para penyuluh agama tersebut harus segera melaksanakan tugas pokok mereka di kecamatan masing-masing.
"Para penyuluh agama Islam Non PNS akan berkantor di KUA Kecamatan dan bertugas untuk membimbing dan penyuluhan agama Islam dan pembangunan melalui bahasa agama," ujar Saefuddin kepada bimasislam, Kamis (6/2) di Temanggung.
Selain menangkal radikalisme, lanjut dia, tugas lain dari penyuluh agama Islam yang bukan PNS memberikan penyuluhan di bidang keluarga sakinah, pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, produk halal, pemberantasan narkoba, kerukunan umat beragama, serta zakat dan Infaq.
Dengan tugas pokok tersebut, Saefuddin berharap penyuluh agama Islam menjadi ujung tombak Kementerian Agama dalam melaksanakan penerangan agama Islam di tengah pesatnya dinamika perkembangan masyarakat Indonesia.
“Siapapun yang sudah terpilih menjadi penyuluh agama Islam non PNS, nantinya benar-benar menjadi penyuluh yang memiliki kompetensi di bidangnya sejalan dengan progam pemerintah daerah dalam upaya mencerdaskan masyarakat madani,” pesannya.
Sebagai leading sektor bimbingan masyarakat Islam, lanjutnya, penyuluh memiliki tugas yang cukup berat, luas dan permasalahan yang dihadapi semakin kompleks. Masalah tersebut diantaranya soal degradasi moral, regulasi aturan dan hipnotis tayangan televisi dan kemajuan teknologi menjadi tantangan dalam pembangunan mental, moral, dan nilai ketaqwaaan terutama generasi muda.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Munsiri menyebutkan, sebanyak 160 penyuluh agama Islam non PNS se Kabupaten Temanggung akan bertugas dan menerima honor di masing-masing penugasannya.
(ikq-gm/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



