“Saat ini kita melihat pencapaian luar biasa dalam pembangunan PLKI Zona Percetakan, kami punya amanah satu lagi yaitu PLKI Zona Literasi pada 2024 yang akan menyediakan sejumlah buku keislaman dan karya seni,” ungkap Kepala Unit Percetakan Qur’an (UPQ), Jamaluddin M. Marki dalam acara Silaturahmi dan Tasyakuran Pusat Literasi Keagamaan Islam Zona Percetakan SBSN UPQ TA 2023, Kamis (7/12/2023).
PLKI Zona Literasi, menurutnya, akan menjadi pusat kajian Al-Qur’an dan menampung literatur klasik serta modern yang menjadi destinasi wisata bagi para wisatawan lokal dan mancanegara.
“Ini akan menjadi ikon peradaban Islam Indonesia. Untuk itu, kami berkomitmen untuk menjadikan PLKI Zona Literasi sebagai destinasi terkemuka bagi para wisatawan dan akan menjadi pusat utama pengembangan studi Al-Qur’an,” terangnya.
Menurut Jamaluddin, PLKI Zona Literasi akan memberi kontribusi yang besar dalam peningkatan Indeks Literasi Al-Quran di tengah masyarakat.
“Ini adalah langkah yang mendukung program penguatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” paparnya dengan semangat.
Tak hanya berfokus pada pengembangan studi Al-Qur’an di PLKI, Jamaluddin juga tetap menegaskan komitmennya dalam menyebarluaskan mushaf Al-Qur’an di kalangan masyarakat.
“Kami terus berupaya untuk menerbitkan dan mendistribusikan mushaf Al-Qur’an. Kami menyediakan produk berkualitas dengan penerapan Quality Control (QC) yang ketat. Keabsahan kontennya dijamin melalui proses tashih LPMQ dan tashih internal secara berjenjang, didukung tenaga ahli berkompeten,” pungkasnya.
Wcp/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



