Komitmen itu disampaikan Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin pada Rakernas Bimas Islam 2024, di Jakarta, Jumat (23/2/24) malam.
“Kami berkomitmen penuh menjadikan KUA selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk menjadi layanan keagamaan bagi seluruh lapisan masyarakat,” paparnya.
Menurutnya, KUA yang hanya terbentuk di 5.917 kecamatan bisa melayani masyarakat yang tersebar di 7.277 kecamatan.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Zainal Mustamin menyebut, salah satu _outlook_ tahun 2024 adalah mewujudkan KUA yang siap memberi layanan lintas agama.
“Kami perkuat skema pembinaan 5.917 KUA sebagai upaya perwujudan konsolidasi fungsi lintas direktorat pada Bimas islam, konsolidasi fungsi lintas unit JPT Madya pada Kemenag,” jelasnya.
Pada acara Rapat Kerja Nasional Bimas Islam tahun 2024 itu, Zainal juga menargetkan adanya sinergi layanan bimbingan perkawinan calon pengantin lintas agama di KUA. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen menghadirkan 3.700 fasilitator bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, serta menambah 135 gedung baru KUA melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
“Semua ini adalah ikhtiar agar peta jalan Revitalisasi KUA sebagai upaya mewujudkan transformasi KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang berkualitas, merata, dan inklusif,” pungkasnya.
Rakernas Ditjen Bimas Islam 2024 yang berlangsung pada Jumat-Minggu, 23-25 Februari 2024 di Jakarta ini dibuka langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
An/Mr



