"Kita mengajak BAZNAS dan LAZ untuk membangun komitmen sinergi dan kolaborasi agar ada akselerasi pengembangan SDM di Indonesia. Langkahnya dengan memberikan beasiswa kepada mustahik," ujarnya kepada wartawan Bimas Islam, Rabu (17/1/2024).
Selain fokus pada pendidikan, Waryono menekankan, BAZNAS dan LAZ juga perlu terus memberi perhatian terhadap isu-isu ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Menurut Waryono, tolak ukur keberhasilan akselerasi ini adalah tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap BAZNAS dan LAZ dapat bersama-sama mendukung agenda besar tersebut guna mempercepat peningkatan SDM melalui pendidikan dan pemberdayaan.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Zaenal mengatakan, dalam pengembangan SDM melalui zakat, perubahan paradigma mustahik juga sangat diperlukan. Ia menekankan, perubahan mindset tersebut harus dimulai dari amil zakat. "Paradigma perubahan mustahik menjadi muzaki hal itu harus dimulai dari amilnya," ungkap Zaenal.
Sebelumnya, Waryono mengunjungi berbagai instansi terkait di Provinsi Banten, termasuk LAZ Al-Azhar. Meski hasil produktivitas sudah cukup bagus, ia menekankan perlunya penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan LAZ untuk memastikan keberlanjutan upaya pemberdayaan masyarakat melalui zakat.
"Kita membutuhkan komitmen bersama dalam mengakselerasi pengembangan SDM. Bersama BAZNAS dan LAZ, kita dapat memberi dampak positif yang signifikan untuk masa depan bangsa ini," pungkasnya.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



