“Tahun 2024, kita targetkan 100 persen calon pengantin mengikuti Bimwin. Ini tentu membutuhkan kerja sama yang erat antara pusat dan daerah,” ujarnya saat menyampaikan kegiatan Rakornas Bina Keluarga Sakinah di Jakarta, Senin (24/2/2024).
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai target tersebut. Kemenag Pusat akan terus memberi dukungan dan fasilitas, sedangkan daerah diharapkan dapat menindaklanjutinya dengan pelaksanaan Bimwin yang efektif dan berkualitas.
“Kolaborasi yang solid antara pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan target 100 persen Bimwin. Bimwin ini merupakan program yang sangat strategis untuk ketahanan keluarga di Indonesia,” imbuhnya.
Selaras dengan itu Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Agus Suryo Suripto menjelaskan, Bimwin memiliki peran penting dalam mempersiapkan calon pengantin untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Melalui Bimwin, calon pengantin akan mendapat pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam membangun rumah tangga harmonis dan sejahtera.
“Bimwin membekali calon pengantin dengan berbagai materi, seperti komunikasi pernikahan, pengelolaan keuangan keluarga, kesehatan reproduksi, dan parenting,” papar Suryo.
Dengan tercapainya target 100% Bimwin, diharapkan angka pernikahan dini, stunting, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dapat ditekan.
Msk/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



