5.787 proposal itu terdiri dari 4.243 masjid dan 1.544 musala, dan akan disaring berdasarkan persyaratan serta kelayakan penerima.
Kasubdit Kemasjidan, Akmal Salim Ruhana menyampaikan apresiasi atas inisiasi segenap takmir dan masyarakat untuk terus mendorong masjid atau musalanya semakin ramah. Hal itu antara lain ditunjukkan oleh besarnya proposal yang diterima.
“Segenap ekosistem masjid tampak ingin terus meningkatkan derajat ramah masjidnya, tergambar dari banyaknya pemohon bantuan stimulan ini,” ungkap Akmal kepada wartawan, Jumat (2/2/2024).
Pihaknya juga menjelaskan bahwa tidak semua permohonan akan dapat dipenuhi, karena terbatasnya kuota yang tersedia, yakni 1.957 masjid/musala.
Meski begitu, dirinya yakin masyarakat memiliki semangat, sumberdaya dan kreativitas yang lebih tinggi untuk inisiasi rintisan masjid ramah ini.
Selanjutnya seleksi permohonan bantuan operasional masjid dan musala ramah dilakukan secara berjenjang. Proses penyaringan dilakukan di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag provinsi dan lalu di Pusat.
"Kanwil sangat penting dilibatkan untuk mereka membantu seleksi permohonan yang dikirim masyarakat di daerahnya sesuai rekomendasi dari KUA/kemenag setempat", ujar Akmal
Sebelumnya, Kemenag telah melakukan beauty contest dan menetapkan Bank Syariah Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia sebagai bank mitra penyalur bantuan operasional program Masjid Ramah. Proses berikutnya adalah verifikasi dan pencairan bantuan secara bertahap.
Fn/Mr



