Jakarta, Bimas Islam -- Wakil Ketua Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU), Alissa Wahid menjelaskan, Bimbingan Perkawinan (Bimwin) penting untuk membangun masyarakat yang saleh.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimtek Fasilitator Bimwin Calon Pengantin di Jakarta, Kamis (28/3/2024).
"Calon pengantin sudah seharusnya mendapatkan bimbingan perkawinan, sebab melalui Bimwin, mereka dibekali bagaimana membentuk bangunan keluarga sakinah," ujar Alissa.
Bimwin, lanjut Alissa, dapat membantu calon pengantin memahami kewajiban mereka sebagai suami dan istri, serta membangun komunikasi yang baik dalam pernikahan.
"Bimwin bukan hanya tentang agama, tapi juga tentang bagaimana membangun hubungan yang sehat dan harmonis dalam keluarga," imbuhnya.
Di sisi lain, Alissa juga berharap Bimtek Fasilitator Bimwin dapat membekali para fasilitator dengan metode penyampaian yang interaktif.
"Para penghulu maupun penyuluh yang akan menjadi fasilitator harus dibekali materi Bimwin, tidak hanya sebatas menyampaikan nasihat. Kita berharap, para calon fasilitator ini memahami konsep bangunan keluarga sakinah yang telah disusun Kemenag," kata Alissa.
Dengan metode penyampaian yang interaktif, diharapkan para calon penganten dapat lebih mudah memahami materi Bimwin dan menerapkannya dalam kehidupan pernikahan.
Msk/Mr



