"Untuk remaja ada bimbingan remaja, untuk orang tua ada bimbingan keluarga, untuk calon pengantin ada bimbingan perkawinan, dan untuk meningkatkan kewirausahaan ada program-programnya," ujarnya saat ditemui wartawan Bimas Islam, Rabu (29/12/2023), di Banten.
Alissa menjelaskan, GKMNU akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melakukan pembinaan keluarga. "Kita sinergikan programnya, kemudian kita bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Kementerian Agama," ujar Alissa.
Dengan sinergi ini, lanjut Alissa, program-program Kementerian Agama akan menjangkau masyarakat hingga akar rumput. "Program-program Bimas Islam jadi lebih jelas dan sampai ke masyarakat secara langsung," kata Alissa.
Alissa berharap, sinergi antara GKMNU dan Kemenag ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan keluarga di Indonesia.
"Kita berharap ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan keluarga di Indonesia," pungkasnya.
Mks/Mr
*Fotografer: Shandry F Nanere



