Jakarta, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) dan Masjid Istiqlal menggelar Seminar Internasional bertema "Peran Ulama dan Imam Mewujudkan Harmoni Global". Acara yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (18/5/2024) itu dihelat untuk membina kader ulama melalui program pendidikan yang diinisiasi oleh Masjid Istiqlal.
Direktur Penerangan Agama Islam, Kemenag, Ahmad Zayadi mengatakan, seminar ini membahas peran ulama dalam membangun umat, menyongsong kebersamaan dan harmoni global, yang diulas oleh Wakil Menteri Islam dan Dakwah serta Bimbingan Kerajaan Saudi Arabia (KSA), Syeikh Awad bin Sabti Al Anzi. "Tema yang dibahas oleh para masyaikh, termasuk Wakil Menteri Urusan Agama Islam KSA, adalah terkait dengan peran ulama dalam membangun umat, menyongsong kebersamaan harmoni global," ujar Zayadi.
Dikatakan Zayadi, para masyaikh menguraikan berbagai wacana terkait _furu'iyah, ushul'iyah,_ dan diskusi lainnya. Seminar ini, lanjut Zayadi, penting untuk meningkatkan pemahaman dan praktik keagamaan yang moderat. "Banyak wacana terkait aspek _furu'iyah, ushul'iyah,_ dan semacamnya yang menjadi bahan diskusi yang sangat menarik," katanya.
Zayadi menambahkan, para masyaikh menyampaikan materi tentang konsep, ayat, dan sifat Rasulullah yang perlu diamalkan. Pendidikan kader ulama ini penting untuk mempelajari sifat-sifat yang harus dimiliki oleh ulama, termasuk ilmu, amal, dan kewajiban berdakwah.
Ia menegaskan pentingnya seminar ini untuk meneguhkan moderasi dalam beragama, mulai dari pemahaman hingga praktik. "Moderasi dalam beragama, dari mulai pemahaman sampai kepada praksis keagamaan ini menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting untuk disampaikan," pungkas Zayadi.
Seminar tersebut diikuti sejumlah kader ulama dari program Pendidikan Kader Ulama yang diinisiasi Masjid Istiqlal.
Fn/Mr



