Jakarta, Bimas Islam --- Badan Amil Zakat (Baznas) dan Yayasan Hutan Wakaf Bogor membuka program pemberdayaan masyarakat berwawasan lingkungan di Hutan Wakaf Bogor.
Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat BAZNAS, Irfan Syauqi Beik menyatakan bahwa zakat dan wakaf adalah kakak beradik yang saling melengkapi.
“Zakat dan wakaf dapat bersinergi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berwawasan lingkungan,” katanya dalam sambutannya di Kampung Muara Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Sabtu (21/11).
Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kementerian Agama Tarmizi Tohor menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung program yang digagas Baznas. Sebab salah satu masalah utama pengelolaan wakaf adalah banyaknya tanah wakaf yang tidak produktif.
Sementara itu, Ketua Yayasan Hutan Wakaf Bogor, Khalifah Muhamad Ali menyatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengelola tiga lokasi hutan wakaf, dan akan terus diperluas dan dikelola secara produktif agar dapat memberikan manfaat ekologi, ekonomi, serta sosial-keagamaan bagi masyarakat setempat.
“Salah satu kelola yang dilakukan antara Baznas dan Yayasan Hutan Wakaf Bogor adalah menyelenggarakan pelatihan budidaya lebah tanpa sengat (stingless bee), karena budidaya stingless bee adalah contoh ideal Green Economy,” ujarnya.
Selain itu, pada kesempatan tersebut Baznas Tanggap Bencana (BTB) meresmikan Kelompok Cibunian Tanggap Bencana. BTB akan melatih pemuda-pemuda lokal agar memiliki kesiapan dalam menghadapi bencana. Hal ini penting karena desa setempat adalah salah satu desa rawan banjir dan longsor. Pada tahun 2015, terjadi bencana longsor di Desa Cibunian yang menyebabkan ratusan warga harus direlokasi secara permanen.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Zakat Community Development (ZCD) Baznas Tatiek Kancaniati, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nina Susilawati, Kasi Kelembagaan Peredaran Tanaman Hutan Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Srie Resmita Dewi. Dalam kesempatan ini KLHK membantu 300 bibit unggul untuk ditanam di hutan wakaf.
Acara bertajuk ‘Kick Off Program ZCD Cibunian dan Penanaman Pohon’ ini juga dihadiri oleh pejabat Desa, Kecamatan, serta Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.
(Humas Bimas Islam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



