Kamaruddin menekankan pentingnya dedikasi dan komitmen dalam melayani masyarakat, berharap agar kontribusi positif mereka akan membawa kemajuan bagi bangsa dan negara.
Ia juga berpesan kepada para ASN untuk menghindari lingkungan kerja yang merugikan. “Refleksikan diri, hindari lingkungan kerja yang bersifat merusak dan dapat merugikan diri-sendiri,” ucap Dirjen kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/1/2024).
Dirjen juga menyampaikan pentingnya menghormati atasan sebagai kewajiban. Selain itu, menghormati bawahan juga merupakan tanda kemuliaan, sementara menghormati sesama adalah wujud kesopanan.
“Menghormati pimpinan adalah kewajiban, menghormati bawahan adalah kemuliaan, dan menghormati sesama merupakan wujud kesopanan,” terangnya.
Dirjen menambahkan, pentingnya moralitas dalam pelayanan publik dan berkontribusi secara maksimal bagi masyarakat dan negara.
“Kita harus menguatkan komitmen untuk mengemban tanggung jawab besar ini sebagai abdi negara,” pungkasnya.
Wcp/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



