Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama menggelar Kelas Intensif Literasi Zakat dan Wakaf Bagi Penyuluh Agama Islam sesi ke empat dalam 10 rangkaian kelas sesi. Hadir secara virtual 500 peserta melalui aplikasi zoom meeting dan 150 melalui kanal Youtube Bimas Islam TV pada Kamis (27/08) pada pukul 10.00 s.d 13.00 WIB.
Kasi Edukasi Zakat dan wakaf Sinta Novafni, sebagai moderator menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah untuk mengedukasi dan memberikan informasi kepada para penyuluh Agama Islam PNS maupun non PNS sehingga mengetahui inovasi zakat dan wakaf dari segi pengumpulan, pengelolaan, pemberdayaan hingga praktik di dunia internasional.
Hadir sebagai narasumber yaitu Greget Kalla Buana, perwakilan dari United Nations Development Programme (UNDP) sebagai Islamic Finance Spesialist.
Greget menjelaskan bagaimana program zakat dan wakaf bertransformasi sudah sangat luas dan berkembang sehingga menjadi salah satu sumber pendanaan sosial yang jumlahnya besar menurut dunia Internasional.
“Diantaranya saat ini telah banyak program zakat dan wakaf yang sesuai dengan program dunia Internasional seperti untuk Sustainable Development Goals (SDGs). Dimana peran zakat dan wakaf serta SDGs memiliki peran yang sama yaitu pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Begitu pula saat ini telah banyak inovasi yang telah dilakukan oleh BAZNAS, LAZ dalam hal aspek pengumpulan dengan memanfaatkan teknologi. Seperti sosial crowdfunding, pemanfaatan e-banking hingga e-commerce sebagai kanal pembayaran dana zakat dan wakaf.
Selain inovasi program, dikatakan Greget, kampanye bisa dilakukan secara kekinian seperti yang telah dilakukan oleh lembaga dana zakat di Inggris.
"Dimana ada program survival camp yang mengedukasi muzaki dan wakif untuk turut merasakan penderitaan para imigran muslim yang berjuang di musim dingin," imbuhnya.
“Harapannya dengan banyaknya inovasi program zakat dan wakaf dapat meningkatkan optimalisasi kesadaran masyarakat dan meningkatnya angka pengumpulan” tandasnya.
(iqbal fadli muhammad)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



