Jakarta, Bimas Islam --- Hubungan kerjasama antara Kementerian Agama, dalam hal ini Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah dengan PT. Unilever, Tbk masih terus berlanjut. Pada agenda terbaru PT. Unilever, Tbk berkesempatan bertemu dengan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Kasubdit Kemasjidan, Kasubbag TU Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Kasi Kemakmuran Masjid, Kasi Pemberdayaan Masjid, serta Pelaksana Subdit Kemasjidan dan Pelaksana Subbag Tu Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.
Rapat ini merupakan kelanjutan program rencana kerjasama yang menitikberatkan pada Subdit Kemasjidan dimana PT. Unilever, Tbk memiliki program Masjid Bersih di tahun 2020 ini. Sebelumnya pada tahun 2019, PT. Unilever, Tbk menyampaikan paparan sudah pernah melakukan program Masjid Bersih sejabodetabek dan kota-kota besar di Jawa Tengah. Paparan tersebut ditanggapi sangat antusias oleh Direktur Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.
“Kami sangat mendukung Program yang dilakukan oleh PT. Unilever, Tbk dan diharapkan di tahun ini dapat lebih sukses dari tahun sebelumnya dengan jangkauan yang lebih luas guna mendukung pemerataan ditiap-tiap daerah di Indonesia, kami-juga akan berkoordinasi kepada para pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi guna memberi kesiapan kepada pengurus takmir masjid daerah untuk melaksanakan program tersebut. Usulan kami agar rencana program dapat dijalankan di 34 Provinsi oleh karena itu kami meminta PT. Unilever, Tbk untuk lebih cepat membuat surat permohonan resmi yang ditujukan kepada Kementerian Agama agar dapat kami tindak lanjut segera,” kata Direktur Uraisbinsyar Moh. Agus Salim, Kamis (16/01).
Perwakilan PT. Unilever, Tbk Antonius Pandu menyampaikan bahwa kerjasama ini berfokus pada program membersihkan masjid menjelang Ramadhan.“Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa Program Masjid Bersih bukan hal yang asing lagi bagi kami, melainkan sudah menjadi tradisi bagi PT. Unilever, Tbk dalam meramaikan acara keagamaan khususnya agama Islam di tiap tahunnya yang menjadi bukti komitmen kami pada keikutsertaan budaya masyarakat Indonesia yang selalu dilaksanakan seminggu sebelum hari Ramadhan. Pada Rencana Program ini kami akan menyediakan atau akan memfasilitasi bagi tiap-tiap masjid dengan sejumlah peralatan serta perlengkapan kebersihan, mulai dari pembersih lantai hingga sabun kebersihan untuk toilet masjid. Kami mengupayakan agar program ini dapat dilaksanakan dengan jumlah 10.000 (sepuluh ribu) masjid di Indonesia. Kami tidak keberatan dengan luasnya jangkauan di tiap-tiap daerah Propinsi namun ada baiknya hanya diselenggarakan di Kota-Kota besar saja mengingat kantor logistik kami hanya tersedia di ibukota propinsi di Indonesia. Kami ingin menyukseskan tradisi masjid bersih bersama masyarakat, kami juga akan memberikan pesan-pesan nasihat dalam bentuk stiker guna menjaga kebersihan masjid yang berlogo PT. Unilever,Tbk dan tidak lupa bertuliskan dukungan dari Kementerian Agama,” jelasnya.
Program Masjid Bersih inipun diharapkan dapat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah di masing-masing Provinsi.
Sementara Pelaksana Subdit Kemasjidan Fakhry Affan, mengatakan bahwa usulan kami pelaksanaan program dimulai dari masjid raya, agar saat program berjalan pemerintah juga bisa ikut serta seperti gubernur dan pejabat daerah lainnya bahkan pada ibukota jakarta, pejabat negara seperti Bapak Presiden, Wakil Presiden, Menteri Agama atau Gubernur dapat menghadiri acara tersebut yang menjadi acara resmi bagi Pemerintah Indonesia barangkali pada saat pelakssanaan program pemerintah juga mempunyai anggaran bantuan khusus dari pemda yang diserahkan secara simbolis. Selain itu diperhatikan juga mengenai fasilitas operasional masjid-masjid besar lainnya agar dapat ditunjang oleh PT. Unilever, Tbk. Kami juga memberi saran agar setiap Provinsi dikuotakan saja untuk memudahkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dalam mengatur kesiapan program tersebut, dalam pembentukan kuota ada baiknya dibuatkan 3 Zona yaitu Zona Barat, Zona Tengah dan Timur.
Pada kesempatan rapat kali ini Kasi Kemakmuran Masjid A. Zamroni meminta pihak PT. Unilever, Tbk kesediaan dan kesiapan dari PT. Unilever, Tbk dalam program yang akan di jalankan. “Belajar dari tahun kemarin, sebetulnya kami meminta kesediaan dan kesiapan dari PT. Unilever, Tbk dalam program yang akan di jalankan. Kita pilih range untuk dikerjakan terlebih dahulu, apakah diselenggarakan di propinsi yang sama seperti tahun kemarin namun dengan kecamatan atau kota yang berbada atau konsistern pada pemerataan 34 Propinsi di Indonesia,”tutupnya.
Program yang ditawarkan PT. Unilever, Tbk selaras dengan program Subdit Kemasjidan. Rapat berjalan lancar dengan hasil konkrit yaitu PT. Unilever, Tbk akan memberikan round down program yang rencananya akan dilaksanakan menjelang Ramadhan. /Shafrija-Kemasjidan
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



