Jakarta, Bimas Islam --- Ditjen Bimas Islam menggelar Rapid Tes Covid-19 bagi seluruh pegawai, Senin (27/7). Tes tersebut digelar menyusul potensi sektor perkantoran di wilayah ibu kota yang diakui dapat menjadi cluster baru penyebaran Covid-19.
Sejak pagi, sejumlah pegawai Bimas Islam nampak sudah membentuk antrean di lantai 3 Gedung Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin No.6 Jakarta Pusat. Sebelum memasuki ruangan, seluruh pegawai melakukan pegecekan suhu badan, kemudian berbaris dengan menjaga jarak.
“Agak worry juga, tapi insya Allah yakin non reaktif sebab selama ini saya selalu menerapkan protokol kesehatan baik di rumah maupun di lingkunan kerja,” ujar salah seorang pegawai yang tidak mau disebutkan namanya saat ditemui bimasislam sebelum menjalani tes.
Ditemui secara terpisah, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Tarmizi Tohor, mengatakan bahwa tes ini dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus untuk melindungi para pegawai. “Kita dituntut untuk tetap melayani masyarakat, tetapi tidak boleh abai terhadap kesehatan,” ujarnya.
Rapid tes bagi pegawai Bimas Islam dilaksanakan selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Juli 2020. Tes yang bersifat wajib itu diikuti 400 pegawai, termasuk pegawai pada Sekretariat BAZNAS, Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ), dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN). Untuk pegawai UPQ, tes dilakukan di Gedung UPQ, Ciawi, Bogor, 29 Juli 2020.
(Ska/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



