Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Ditjen Bimas Islam Kemenag) menerima hibah 5 ton kurma dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA). Hibah diterima secara simbolis oleh Kasubdit Kemasjidan, Akmal Salim Ruhana dari Dr. Sultan Alrumaithi, mewakili UEA sekaligus pengurus Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, berlangsung di Kantor Kemenag RI, Jakarta, Kamis (25/7/2024).
Akmal mengatakan, hibah kurma tersebut mengandung makna persahabatan yang terus berkembang antara kedua negara. Menurutnya, semangat persahabatan tersebut dapat menyebar dan memberi dampak positif kepada lebih banyak orang.
“Upaya yang dilakukan ini sesuai dengan hadis yang berbunyi, 'salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai',” ungkap Akmal.
Akmal menjelaskan, persahabatan antara Indonesia dan UEA telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai dua negara dengan populasi mayoritas Muslim, Indonesia dan UEA kerap bekerja sama dalam program yang mempromosikan nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan persatuan antarumat beragama.
“Sebagai sahabat, kami senang mendapat hibah atau hadiah ini. Terima kasih UEA, terima kasih Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Lebih dari sebuah kurma, ada cinta dan persahabatan yang sedang dinyatakan. Ada harapan untuk kemajuan bersama yang sedang terus dipelihara. Meski belum semua bisa mendapatkan kurma, tapi semoga manisnya atmosfer persahabatan ini menjalar ke lebih banyak orang,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Sultan Alrumaithi mengatakan, hibah kurma tersebut adalah langkah awal dari berbagai program sosial lainnya yang akan dilakukan di masa mendatang. “Ini baru permulaan, ke depan kami ingin memberi lebih banyak lagi dan menyasar masjid-masjid di Indonesia,” pungkasnya.
Wcp/Mr
*Fotografer: Shandy F Nanere
*Fotografer: Shandy F Nanere



