“Kita targetkan di 2024 ini, mencetak 200 judul buku keagamaan Islam,” ujar Nur Rahmawati.
Lebih lanjut Nur Rahmawati menjelaskan, buku-buku yang akan dicetak tersebut akan disebarkan ke berbagai perpustakaan, masjid, dan lembaga pendidikan Islam.
"Buku-buku ini akan dicetak dan didistribusikan ke berbagai perpustakaan, pondok pesantren, masjid, dan madrasah di seluruh Indonesia,” jelas Nur Rahmawati.
Ia berharap, buku-buku keagamaan Islam dapat meningkatkan literasi masyarakat dan memperkuat moderasi beragama di Indonesia.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi, buku keagamaan Islam berperan penting untuk menjaga nilai-nilai moderasi di masyarakat. “Kita berharap dengan buku-buku ini, masyarakat dapat lebih memahami Islam dengan benar dan moderat,” pungkas Nur Rahmawati.
Msk/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



