Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, menjelaskan, kehadiran booth itu bertujuan memberi edukasi dan informasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat menyadari bahwa KUA tidak hanya berfokus pada urusan pernikahan, melainkan juga berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat.
"Kami ingin menampilkan kepada masyarakat bahwa di KUA terdapat aktivitas produktif yang bermanfaat dan dapat dirasakan langsung oleh mereka," ujarnya.
Tak hanya memperkenalkan produk-produk UMKM, acara tersebut juga memberi informasi kepada masyarakat mengenai capaian kinerja Kemenag selama satu tahun terakhir. Kamaruddin menyampaikan rasa syukur atas kontribusi Bimas Islam, terutama dalam memberi manfaat bagi umat.
"Saya merasa senang, semoga informasi yang kami sampaikan kepada masyarakat dapat memperlihatkan apa yang telah dilakukan oleh Kemenag, khususnya Bimas Islam," ungkapnya.
Acara ini menjadi momen penting untuk memberi gambaran bahwa Kemenag tidak mengurus persoalan agama, tetapi juga turut serta dalam memajukan perekonomian.
Msk/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



