Jakarta, Bimas Islam --- Abdul Razak, seorang penyuluh agama di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, rela sisihkan gajinya untuk membelikan bendera merah putih bagi warga di pulau-pulau terpencil.
Aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Agama Polman itu mengaku ingin menyebarkan semangat nasionalisme hingga pelosok daerah di saat HUT ke-75 Indonesia.
“Dengan menyemarakkan semangat merah putih hingga ke pelosok desa dan pulau terpencil, semoga nasionalisme bangsa bisa semakin kokoh dan tidak terkoyak oleh apa pun,” jelas Abdul dilansir dari KompasTV, Minggu (16/8/2020).
Salah satu dusun terpencil yang didatangi Abdul adalah Dusun Lendang di Pulau Battoa. Dusun tersebut berada di wilayah Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang.
Warga dusun pun merasa senang mendapat bantuan bendera dari Abdul. Bendera tersebut pun segera di pajang di depan rumah mereka.
“Pemberian bendera gratis ini ini sangat membantu masyarakat terutama di daerah terpencil,” jelas Ridwan, Kepala Dusun Lendang.
Tak hanya di Pulau Battoa, Abdul juga membagikan bendera ke sejumlah daerah yang jarang mengibarkan bendera saat HUT Indonesia.
Dirinya pun juga menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona selama membagi-bagikan bendera tersebut.
Dalam hati kecilnya, Abdul berharap dengan bendera itu persatuan dan kesatuan bisa terus terjaga.
(kompas.com)



