Padang, Bimas Islam --- Empat kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-28 yang dijadwalkan melakukan daftar ulang pada hari pertama, Kamis (12/11/20) malam, mengaku optimis untuk memberikan yang terbaik bagi provinsinya. Kafilah Sumatera Barat sebagai tuan rumah yakin akan meraih lima besar dalam ajang dua tahunan ini.
"Kami mengikuti semua cabang dengan 54 peserta. Insya Allah optimis bisa meraih prestasi karena sudah melakukan persiapan sejak 2019. Semoga bisa lima besar," kata Ketua Kafilah MTQN ke-28 Provinsi Sumatera Barat, Saifullah, di Asrama Haji Kota Padang, Kota Padang, Sumbar, Kamis (12/11/20) malam.
Senada dengan Kafilah Sumatera Barat, Kafilah Sulawesi Selatan juga yakin mendapatkan posisi lima besar. Optimisme Kafilah Sulsel dilatarbelakangi adanya pengalaman peserta.
"Kami berharap prestasi terbaik. Sebagian peserta sudah mengikuti MTQ tingkat nasional dan mendapatkan juara 2, dan 3. Insya Allah kafilah bisa memberikan yang terbaik untuk Sulsel. Target realistis lima besar." ungkap Ketua Kontingen Kafilah Sulsel, Syamsuddin, di Asrama Haji Kota Padang, Kamis (12/11/20) malam.
Pihaknya menjelaskan, peserta MTQN ke-28 asal Sulsel telah dikarantina secara penuh selama satu bulan agar fokus mempersiapkan diri. "Persiapan lebih baik(dari tahun sebelumnya). Karantina selama satu bulan di Makassar. Pelatih diundang untuk memberikan masukan dan menambah pengetahuan peserta." tambah Syamsuddin.
Agak berbeda dengan dua pesaingnya, Kafilah MTQN ke-28 asal Sulawesi Barat hanya mengirimkan 49 peserta. Meski tidak mengikuti semua cabang musabaqah, Kafilah Sulbar yakin unggul untuk cabang Qori Dewasa dan Tilawah Anak.
Sementara itu, kafilah asal Bumi Lancang Kuning, Riau, mengku optimis di cabang Tilawah, Khat, Fahmil, dan Syarhil. "Untuk cabang Tafsir masih berimbang dengan peserta dari provinsi lain." ungkap Ketua Kontingen Kafilah MTQN ke-28 Provinsi Riau, Shofwan Muhadjir.
Shofwan yang mengaku percaya pada keputusan dewan dan majelis hakim terkait penjurian MTQN ke-28 ini juga menegaskan bahwa pihaknya senantiasa mengingatkan seluruh anggota kafilah agar menjaga kesehatan.
"Kami yakin dan percaya bahwa kafilah dari Provinsi Riau bisa diandalkan, maksimal, dan berprestasi. Namun, kami juga mengedepankan kesehatan dan keselamatan di tengah pandemi covid-19 ini. Kami serahkan hasil kepada Allah dan percaya pada dewan hakim." tegas Shofwan.
Daftar ulang hari pertama MTQN ke-28 diikuti oleh empat kafilah dengan total 211 peserta. Kafilah lainnya dijadwalkan melakukan daftar ulang pada Jum'at (13/11/20). Penjadwalan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam rangka mencegah penularan Covid-19.
(pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



