“Kemeriahan Hari Amal Bhakti ke-78 tidak terbatas pada lingkup internal Kemenag, melainkan telah menyentuh masyarakat melalui rangkaian kegiatan yang dikemas dengan cara modern dan menarik perhatian publik,” ucap Dirjen kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Dirjen menyoroti kesuksesan berbagai acara, khususnya sesi talkshow Bimbingan Remaja Usia Sekolah Plus (BRUS +), yang melampaui jumlah peserta yang ditargetkan.
“Saya sangat terkesan ketika kita menggelar BRUS. Target awal sebanyak 250 orang, ternyata mencapai 1.000 lebih. Ini membuktikan bahwa isu yang diangkat Kemenag menyentuh kebutuhan masyarakat,” ulasnya.
Dirjen menyebut, transformasi yang berhasil terlihat di seluruh Satuan Kerja (Satker) merupakan pencapaian nyata Kemenag, yang diperkuat dengan berbagai penghargaan yang diterima Menteri Agama, menandakan kesesuaian kinerja dengan amanah negara.
Dirjen menilai, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang akrab disapa Gus Men memiliki gaya kepemimpinan yang milenial dan energik. “Beliau (Gus Men) tidak banyak bernarasi, tetapi karakter kepemimpinannya sigap mengeksekusi untuk memastikan bahwa semua program terlaksana. Dukungan Staf Khusus dan Tenaga Ahli yang profesional serta mekanisme kontrol yang solid turut mendorong keberhasilan program-program yang digulirkan,” ujarnya.
Selain diakui dari sisi tata kelola, imbuh Dirjen, dampak positif program Kemenag yang dicanangkan Gus Men juga dirasakan masyarakat, termasuk peningkatan Indeks Kerukunan Umat, penurunan konflik bernuansa agama, hingga peningkatan kesadaran gaya hidup halal.
“Kewajiban kita adalah memelihara serta menjamin keberlanjutan legacy Gus Men di masa mendatang,” pungkasnya.
Diketahui, sebanyak lebih dari 20.000 pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan gelaran Dev-X HAB Ke-78 Kemenag. Pada acara tersebut, Ditjen Bimas Islam berhasil meraih dua penghargaan, yakni Best Showcase Booth dan Best Performance and Activeness.
Wcp/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



