Padang, Bimas Islam --- Presiden Joko Widodo membuka secara resmi kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVIII di Sumatera Barat, Sabtu malam (14/11) di Main Stadion Nagari Sikabu Kabupaten Padang Pariaman.
Meski dibuka secara virtual (daring) tak mengurangi khidmat dan meriahnya pelaksanaan musabaqah yang berlangsung sejak tanggal 12 sampai 21 November 2020 mendatang.
Pembukan dihadiri langsung Menteri Agama Fachrul Razi bersama rombongan, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Kakanwil Kemenag serta seluruh Kafilah se Indonesia.
Dalam arahannya presiden mengatakan penyelenggaraan MTQ merupakan wujud keinginan kuat membumikan Al-Quran dan menegakkan syiar Islam untuk memperkokoh nilai-nilai agama dan sendi-sendi kehidupan masyarakat dan berbangsa.
Presiden mengajak seluruh kafilah dan masyarakat yang hadir untuk meneladani pribadi Nabi Muhammad Saw, kepribadian dan kemuliaan ahklak yang bersumber dari Al-Quran, menebarkan kasih sayang, dan menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang menyakiti sesama.
Presiden juga menyampaikan dalam MTQ ini akan tampil qori-qoriah, hafiz-hafizah dan mufassir-mufassirah dari seluruh Indonesia. Generasi muda yang siap berkompetisi secara sehat, berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya umat yang unggul, kompetitif dan berkarakter Islam sebagaimana ahklak Rasulullah," begitu harapannya.
Dikatakan Presiden, MTQ tidak semata-mata wahana untuk berlatih dan berlomba membaca Al-Quran tetapi jalan mengedukasi umat untuk semakin baik dan membumikan Al-Quran, mengajak kesadaran beragama yang humanis dan terbuka.
"Saya yakin, dengan pemahaman keislaman yang semakin baik, tidak hanya akan memperkuat jati diri seorang muslim dan muslimat, tapi juga akan memperkokoh ukhuwah seperti diajarkan Rasulullah baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah maupun ukhuwah insaniyah, semangat persaudaraan dan kepeduliaan terhadap sesama sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad Saw," ungkap presiden.
Tak lupa presiden berterimakasih kepada Gubernur Sumatra Barat, Kementerian Agama, LPTQ dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan MTQ. Ia juga berpesan kepada kafilah untuk berlomba secara sehat dan kepada dewan hakim untuk tetap adil profesioanl dan objektif.
Pembukaan dilanjutkan dengan defile kafila dari 32 povinsi dan dtutup dengan tarian kolosal dengan tema Syahadat Mengangkat Derjat dibawah pimpinan Elly Kasim.
(sumbar.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



