Jakarta, Bimas Islam-- Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama menjalin kerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam peningkatan digitalisasi literasi keagamaan. Program kerja sama tersebut akan mengintegrasikan database Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (Elipski) dengan Perpusnas.
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib menyampaikan, kerja sama itu juga merupakan bagian dari roadmap Elipski yang ditargetkan menjadi rujukan kepustakaan keislaman digital.
“Kita juga menjajaki kerja sama dengan penyedia koleksi buku digital,” ujar Adib dalam FGD Kerja Sama Kepustakaan Islam Kedua di Jakarta, Senin (9/20/2023).
Adib mengungkapkan, pihaknya akan memperluas akses literasi keagamaan secara digital. “Kita mengembangkan Elipski menjadi dua konsep, yaitu open access dan yang bersifat terdaftar sebagai anggota untuk dapat mengakses,” ucap Adib.
Sementara Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Perpusnas, Sri Marganingsih mengatakan, sinergi yang dilakukan yaitu terkait dengan pengelolaan Elipski dan pertukaran data antara Elipski dan Perpusnas. “Nanti bisa kita buat di Elipski ada satu rumah, yang apabila di-klik akan menuju ke iPusnas kami, sehingga satu pintu," tutur Sri.
Sri mengaku tertarik dengan kerja sama ini, karena dapat mendekatkan masyarakat dengan literasi keagamaan.
“Sekarang bagaimana sumber daya yang ada pada kita bisa didekatkan kepada masyarakat. Salah satunya dengan perpustakaan digital melalui iPusnas yang terintegrasi dengan Elipski,” ungkap Sri.
Fn/Mr



