Tangerang, Bimas Islam --- Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah menyelenggarakan Rapat Penyusunan Uraian Jabatan Fungsional Umum Angkatan I sebagai wujud pelaksanaan amanat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. Kegiatan yang dibuka Direktur Urais dan Binsyar Moh. Agus Salim itu diselenggarakan dalam bentuk fullday bertempat di Hotel Grand Horison Grand Serpong Kota Tangerang, Selasa (01/09).
Dalam arahannya Agus mengatakan pentingnya pemetaan jabatan fungsional umum, berikut pula dengan uraian, syarat serta kompetensi yang dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) guna menghasilkan pelaksanaan kinerja yang tepat dan maksimal.
“Menempatkan seseorang itu tidak boleh asal-asalan, melainkan harus dipastikan sisi kemampuan dan kompetensi yang dimiliki, karena bisa jadi munculnya anggapan orang tidak bisa bekerja itu lebih disebabkan faktor ketidakpahamannya atas beban kerja atau memang latar kemampuannya itu tidak sesuai, karenanya pemimpin harus jeli dalam menentukan tugas seseorang agar hasil yang dicapai itu tepat dan maksimal” ungkap Agus.
Ditambahkan Agus, setelah menentukan kesesuaian penempatan pegawai berdasarkan latar pendidikan maupun keahliannya tersebut, maka upaya lanjutan dalam bentuk pembinaan juga perlu dilakukan, hal ini menurutnya sangat menentukan terhadap aspek profesionalitas kinerja serta pelayanan prima yang diterima oleh publik.
“Saya pernah punya pengalaman di daerah Bima NTB, di sana ada pegawai yang aspek penempatannya sudah tepat, namun ada yang menurut saya kurang yaitu tindaklanjut serta upaya peningkatan kompetensi bagi pegawai itu ternyata wajib pula dilakukan, karena hal itu sangat mendukung tercapainya pelayanan prima yang berbasis pada profesionalisme kerja”, tandas Agus.
Hadir sebagai pembahas lainnya dalam kegiatan Penyusunan Jabatan Fungsional Umum tersebut Kepala Bagian Ortala Kepegawaian dan Hukum (Ortapeghum) Ditjen Bimas Islam Andi Hikmah, Kepala Subdit Hisab Rukyat dan Syariah Ismail Fahmi dan Kepala Subdit Bina Paham Keagamaan Islam Nurkhazin. Dalam kegiatan sehari dengan penerapan protokol ketat kesehatan Covid-19 ini dihadiri oeh 30 orang terdiri atas para pejabat esselon III di lingkungan Ditjen Bimas Islam dan para pelaksana di lingkungan Direktorat Urais dan Binsyar.
(Syafaat/Bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



