Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor mengapresiasi peran Lembaga Amil Zakat (LAZ) Baitul Maal Muamalat (BMM) yang berkontribusi sejak tahun 2000 memajukan pendidikan anak-anak Indonesia.
“Saya sangat mengapresiasi peran Baitul Maal Muamalat atas program penyaluran zakat khususnya dalam bidang dakwah dan pendidikan, khususnya beasiswa tahfidz,” katanya saat sambutan dalam acara Wisuda Akbar Beasiswa Tahfidz Muamalat bertema ‘Generasi Qurani Pahlawan Negeri’, Kamis (26/11) via webinar Zoom.
Direktur berharap, program tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan penyebarannya sampai ke seluruh Provinsi di Indonesia. "Sebab saat ini baru ada di 14 Provinsi terdiri dari 61 pesantren dengan 360 santri yang menyelesaikan hafalan 30 Juz dan 189 santri masih melengkapi hafalan," imbuhnya.
“Hal ini selaras dengan program pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di bidang keagamaan,” ujarnya.
Direktur juga mengatakan, program beasiswa tahfidz dapat bersinergi dengan perguruan tinggi negeri, maupun luar negeri. Sehingga para santri penghafal Quran memiliki kesempatan untuk mendapatkan beasiswa belajar untuk kuliah di masa depan.
“Seperti kuliah di Universitas Islam di Madinah Saudi Arabia ataupun Universitas Al Azhar Kairo Mesir,” jelasnya.
Selain itu, menurut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, para santri juga dapat dibekali dengan ketrampilan seperti pelatihan ceramah dan kepemimpinan. Sehingga hasilnya bisa dirasakan langsung di tengah masyarakat.
“Nanti santri bisa bermanfaat di masyarakat menjadi Imam, Dai maupun penggerak bidang keagamaan di lingkungannya masing-masing. Apalagi Kementerian Agama memiliki program pertukaran Imam dan pelatihan Imam lintas negara berskala Internasional. Sehingga para alumni bisa ikut andil,” tuturnya.
Terakhir, Direktur ingin para santri dibekali dengan kemampuan pelatihan usaha dan kewirausahaan. Sehingga bisa menjadi bekal kehidupan dan membantu keluarganya yang masih tergolong mustahik.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Menteri Agama Fachrul Razi, Wakil Ketua Baznas Zainulbahar Noor, Ketua Dewan Pembina Baitul Maal Muamalat Achmad Kusna Permana, dan Dai Nasional Syekh Muhammad Jaber.
(iqbal fadli muhammad)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



