Hal itu disampaikan Kamaruddin saat membuka kegiatan Seminar Nasional Cegah Kawin Anak Untuk Mewujudkan Generasi Berkualitas di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/11/2023).
"Indonesia mempunyai cita-cita besar untuk menjadi negara maju, kokoh, kuat, dan mencapai Indonesia Emas 2045," ujar Kamaruddin.
Salah satu tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Emas, imbuhnya, adalah masih tingginya angka perkawinan anak.
"Perjuangan kita masih panjang, seperti pendidikan dan angka perkawinan anak yang masih cukup tinggi. Tentu semua itu merupakan tantangan bagi Indonesia," tuturnya.
Kamarudin pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu mencegah terjadinya kawin anak. "Kawin anak harus dicegah karena akan berdampak buruk pada anak, keluarga, dan bangsa," tegasnya.
Msk/Mr
*Fotografer: Shandry F. Nanere
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



