Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kamaruddin Amin berharap sebagai pelayan publik, ASN dapat memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas.
“Di era digital seperti saat ini, penggunaan sistem data dan informasi cara tepat untuk menghasilkan pelayanan bermutu dan akurat,” katanya saat memberikan materi Kegiatan Sinkronisasi Data Sistem Informasi, Rabu (4/11) di Hotel A-One, Jakarta Pusat.
Dirjen mengatakan melihat banyaknya pihak yang berhubungan dengan Ditjen Bimas Islam, sementara jumlah SDM secara kuantitatif kurang, tentu dibutuhkan energi besar untuk memberikan pelayanan berkualitas.
“Cara terbaik mengatasi kekurangan tersebut adalah pengoperasian pelayanan berbasis teknologi,” tuturnya.
Kamaruddin berharap SDM yang ada dapat meningkatkan kompetensi untuk menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Karena sebagai pelayan publik harus mempunyai kapasitas kemampuan yang sesuai dengan berkembangnya era digital.
Bagian Data, SI dan Hubungan Masyarakat, Setditjen Bimas Islam, melaksanakan kegiatan Sinkronisasi Data Sistem Informasi Bimas Islam Tingkat Pusat dan Se-Provinsi DKI Jakarta, di A-One Hotel Jakarta pada 4-6 November 2020. Narasumber kegiatan terdiri dari para pejabat internal Kementerian Agama dan praktisi dari kalangan profesional, dengan tujuan terciptanya sinergi dan kerjasama antar pengelola data dilingkungan Ditjen Bimas Islam sehingga data-data tersebut valid dan update.
(Humas Bimas Islam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



