Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) memberi perhatian dan memberdayakan Qari dan Qariah berprestasi.
Hal itu disampaikannya dalam acara Technical Meeting dan Penetapan Peserta Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) Nasional Tahun 2023 di ruang rapat Kementerian Agama, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta, Rabu (20/9/2023).
"LPTQ bersama Pemprov harus bersama-sama memberi perhatian pada Qari dan Qariah yang meraih juara internasional maupun nasional," ujarnya.
Menurutnya, Qari dan Qariah bukan hanya memeriahkan perhelatan STQH, tapi juga telah berkontribusi menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an untuk Indonesia.
“Mereka telah menjaga kualitas kehidupan beragama. Kalau bisa, mereka diangkat jadi PNS sesuai asal daerahnya," ucapnya.
Kamaruddin mengungkapkan, Qari dan Qariah memiliki kecerdasan, keuletan, kedisiplinan, sehingga patut diberdayakan.
“Mohon perhatian kolektif kita semua, agar mereka terus bisa beribadah, mengabdi, mensyiarkan, dan membaca Al-Qur'an untuk umat Islam Indonesia,” pungkasnya.
Dna-Fn/Mr
*Fotografer: Shandry F. Nanere
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



