Hal itu disampaikan Kamaruddin saat meresmikan dua gedung Balai Nikah dan Manasik Haji yang didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2023. Kedua gedung tersebut adalah KUA Danurejan Kota Yogyakarta dan KUA Semanu Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Peresmian tersebut dilakukan dengan penandatanganan prasasti di Hotel New Saphir Yogyakarta, Kamis (16/11/2023).
“Peresmian gedung berbasis SBSN ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan layanan keagamaan yang lebih baik,” ujar Kamaruddin Amin.
Dirjen Bimas Islam menegaskan, jumlah KUA di seluruh Indonesia mencapai 5.945 unit, sehingga program revitalisasi KUA terus digencarkan agar layanan keagamaan dapat diakses secara mudah, kredibel, dan transparan.
Selain itu, Dirjen mengungkapkan, banyak layanan keagamaan yang dapat diintegrasikan, termasuk melalui Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU). Ia menyebut beberapa agenda GKMNU, seperti Bimbingan Remaja, Bimbingan Perkawinan, Penguatan Posyandu, KKN Tematik Stunting, Kelas Berkah Keuangan Keluarga, dan Perhutanan Sosial.
“Kita ingin berkontribusi memajukan bangsa, termasuk mengatasi sejumlah permasalahan seperti tingginya angka perceraian, kawin anak, stunting, dan lainnya,” ungkapnya.
Kamaruddin menilai, diperlukan keterlibatan masyarakat melalui engagement with civil society, dengan melibatkan berbagai pihak, partisipasi, dan kontribusi masyarakat untuk menyelesaikan sejumlah persoalan tersebut.
Ia juga menekankan bahwa GKMNU merupakan program yang tepat sasaran karena dapat menyentuh masyarakat pada tingkat akar rumput.
“Semoga melalui sinergi ini, apa yang kita inginkan terwujud, bahwa KUA tidak lagi hanya dikenal sebagai kantor yang melayani urusan pernikahan, tapi juga sebagai pelayan semua aspek kehidupan keagamaan masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Pelibatan Masyarakat pada Program Ketahanan Keluarga. Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Zainal Mustamin, Wakil Ketua Satgas Nasional GKMNU Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, dan Kepala Bidang Urais Kemenag DIY Jauhar Mustofa.
An/Mr



