Hal itu disampaikan Kamaruddin saat membuka kegiatan Seminar Nasional Cegah Kawin Anak Untuk Mewujudkan Generasi Berkualitas di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/11/2023).
"Pandangan keagamaan punya kontribusi yang kuat untuk mencegah perkawinan anak," ujarnya.
Dirjen menjelaskan, agama telah memerintahkan umatnya untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas. Generasi yang berakhlak mulia, serta berguna bagi bangsa dan agama.
Kementerian Agama, imbuhnya, juga tengah berupaya menurunkan angka perkawinan anak dengan melibatkan pemerintah daerah di berbagai wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah program, di antaranya Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dan Seminar Cegah Kawin Anak.
"Perjuangan kita masih panjang, seperti pendidikan dan angka perkawinan anak yang masih cukup tinggi. Tentu semua itu merupakan tantangan bagi Indonesia," tandasnya.
Msk/Mr
*Fotografer: Shandry F. Nanere



