Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin berharap ajang Musabaqah Hafalan al-Qur'an dan Hadits (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud (Rahimahullah) Tingkat Nasional ke-12 yang digelar di Jakarta, 3 hingga 6 Februari 2020, dapat mempererat hubungan yang selama ini berjalan baik antara Indonesia dengan Arab Saudi.
Hal tersebut dikatakan Dirjen saat membacakan laporan pada Penutupan kegiatan itu di Aula HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/2).
"Saya terus menerus berupaya untuk menjaga hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini antara Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia dan Pemerintah Indonesia, dan saya berharap semakin berkembang dalam bidang-bidang yang lain menyangkut kemaslahatan umat," katanya.
Selain penyelenggaraan MHQH Tingkat Nasional yang rutin dihelat setiap tahun, kata Dirjen, upaya lain untuk mengeratkan hubungan kedua negara yang telah dilakukannya adalah ditandatanganinya "Program Eksekutif mengenai Kerjasama Bidang Agama Islam antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Saudi Arabia" pada 23 Oktober 2018.
"Menindaklanjuti kerja sama itu, pada 2019 yang lalu, saya telah mengutus pejabat Ditjen Bimas Islam dan Unit Percetakan al-Quran (UPQ) Kementerian Agama untuk berangkat ke Arab Saudi guna melakukan pembahasan kerja sama lebih lanjut dalam Bidang Percetakan al-Qur'an," urainya.
Masih dalam koridor kerja sama tersebut, Dirjen menambahkan, pihaknya juga akan menggelar “Konferensi Internasional Moderasi Beragama” di Jakarta pada tanggal 17 hingga 19 Maret 2020, yang diagendakan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo.
Dikatakannya, konferensi tersebut, diselenggarakan atas kerja sama Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia, melalui Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Saudi Arabia dan Kementerian Agama RI.
"Ini merupakan bukti nyata bahwa hubungan kedua negara terus meningkat. Saya menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia atas terjalinnya kerja sama ini," katanya.
MHQH Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud Tingkat Nasional ke-12 diikuti 260 peserta, terdiri dari 157 peserta putra dan 103 peserta putri. Musabaqah telah digelar sejak 3 Februari lalu dan ditutup secara resmi oleh Menteri Agama pada hari ini, (6/2).
Para pemenang pada MHQH tingkat nasional ini akan mewakili Indonesia pada ajang serupa di tingkat ASEAN dan Pasifik, 9-12 Maret mendatang. Pada ajang itu, wakil Indonesia akan bersaing dengan peserta dari 26 negara lain
Tampak hadir pada Penutupan MHQH, antara lain Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia, Syaikh Esam bin Ahmad Abid Al-Tsaqafi beserta jajaran, para duta besar negara sahabat, para ulama, Dewan Hakim, sejumlah pejabat eselon 1 dan 2 di lingkungan Kementerian Agama, serta para tamu undangan.
Ska/bimasislam



