Jakarta, Bimas Islam --- Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Nasional (MTQN) di Indonesia harus bisa menjadi contoh bagi negara lain dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ).
Hal ini disampaikan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin saat membuka kegiatan Peningkatan Kualitas Dewan dan Kompetensi Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Nasional di Hotel Golden Boutiqe Jakarta, Selasa (25/08).
Selain itu, Dirjen berharap penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Nasional tahun ini, di Provinsi Sumatera Barat pada 12-21 November 2020, bisa terselenggara dengan baik.
Salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan MTQN adalah hadirnya Dewan Hakim yang berkualitas dan memiliki kompetensi.
"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kualitas dan kompetensi dewan hakim semakin bagus," tambah Dirjen.
Tampak mendampingi Dirjen, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi, dan Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Alquran dan Alhadis Solahuddin Ahmad.
Kegiatan yang bertajuk Dengan Kualitas Kompetensi yang Tinggi Diharapkan Lahirnya Dewan Hakim Profesional, Amanah dan Bertanggungjawab dalam Mengemban Pelaksanaan MTQ/STQ ini, berlangsung selama tiga hari, 24-26 Agustus 2020. Dan diikuti 88 orang peserta yang merupakan para Dewan Hakim MTQ/STQ se-Indonesia.
(anggun budi santoso/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



